Skip to main content

Posts

Yang Tidak Mungkin itu Normal, Karena hanya Seolah-olah

Kehidupan ini diciptakan Tuhan dengan keaneka ragaman yang berwarna-warni, didukung fakta bahwa manusia diciptakan dengan akal dan nafsunya. Tidak perlu kaget dengan kejanggalan yang terjadi didepan mata kita, itu karena kita masih belum mampu memahami dari perspektif manusia yang menjadi sebab sesuatu  itu terjadi. Termasuk ironi-ironi yang menurut nilai-nilai kita adalah suatu hal yang mustahil, dan faktanya terjadi. On the way Malang-Surabaya, rutinitas yang harus saya jalani setiap senin pagi, termasuk rutinitas mendengarkan radio FM 100MHz Suara Surabaya, sejak roda depan mobil menyentuh aspal Lawang, karena di daerah tersebutlah suara penyiar SS FM mulai terdengar jelas di radio saya. Kata si penyiar, seorang kader partai politik besar, dengan jabatan tinggi dalam partai itu, menyampaikan bahwa “ Kalau politik uang sudah bicara, maka rusaklah tatanan negara ini ” begitulah kurang lebihnya yang dia sampaikan. “Loh...apa gak salah nih”, menyampaikan aib yang selama ini me...
Recent posts

UNAS oooh UNAS

Kelulusan UN SMA tahun ini   99.50%, meningkat dari tahun sebelumnya. Banyak Kepala Daerah yang bangga dengan tingginya prosentase kelulusan di daerahnya. Sial bagi Daerah yang prosentase kelulusannya tidak menjadi terbaik, meskipun angkanya cukup tinggi, Kepala Daerah sekaligus Kadiknas-nya rame-rame digugat oleh anggota dewan, bahwa tidak becus mengelola pendidikan meskipun sudah digelontor dengan dana yang sangat besar. “Kita sudah berusaha mati-matian, tryout UNAS sudah tidak terhitung dilakukan”, itulah salah satu kalimat pembelaan yang keluar dari mulut salah seorang KaDiknas di salah satu Pemerintah Daerah Tingkat II yang ketiban apes, daerahnya mendapatkan peringkat bawah kelulusan UNAS di suatu propinsi. Kalimat naif...masak ketidak berhasilan mencapai peringkat tertinggi kelulusan disanggah hanya dengan alasan tryout....masak Kadiknas dipersalahkan hanya karena peringkat kelulusannya ada dibawah meskipun nilai dan prosentase kelulusannya sangat baik, dua2nya sama na...
It’s a Simple Word, means a lot It’s a simple word. Kalimat penyemangat, yang dapat menginspirasi, santapan qolbu, datangnya bisa dari mana saja, dari tukang sayur sampai orang besar, dari obrolan warung kopi sampai seminar di hotel bintang, dari yang paling sederhana sampai teori management yang paling rumit. Orang biasa kayak kita ini, ehh…maaf, maksudku kayak saya ini, perlu referensi atau panutan, karena belum mampu menelorkan teori atau menginspirasi orang lain. Referensi itu bisa berupa nasihat, suatu hal yang bisa menginspirasi kita, sehingga mampu men-triger kita untuk melakukan hal-hal yang baik, dan bahkan cenderung kreatif dan produktif. Seperti halnya minggu lalu, di televisi ada obrolan BOB Sadino, yang temanya mungkin sangat remeh, namun dibaliknya ada pelajaran yang bagi orang biasa kayak saya ini menjadi suatu energy daya dorong terhadap pikir dan asa. Banyak orang terbelenggu daya pikirnya, hilang daya khayalnya, dikarenakan oleh diri mereka sendiri. Seorang piyayi ata...

AKu Bukan Gatotkaca

Menjadi besar tiba-tiba belum tentu baik Sekoyong-koyong menjadi tinggi, jatuhnya akan sakit Kita bukan Gatotkaca atau burung bangau Kita manusia biasa yang harus berproses Belajar pada kehidupan katak Pantang menyerah menunggu waktu Tak putus asa menguntai rantai hidup Melatih sabar berganti wujud Menggapai asa di depan sana Waktu berudu tak mimpi menapak tanah Saat kecebong setia berkubang air Dikala kecil tak mimpi dipanggil katak Untuk setia menanti waktumu tiba Mampu berkaca pada bayangan Merengkuh harap dalam ukuran Tak merindu bulan dibayang Merendam hati didalam tentram Someday, I don't remember, when...

PETIR or LIGHTNING

Aku ingat waktu kecil, ibuku dengan pandainya membujukku agar membaca buku cerita untuknya, sementara beliau sambil tiduran menikmati cerita yang kubacakan. Sebenarnya aku tidaklah rugi, karena dengan begitu aku menjadi turut menyukai cerita tersebut. ”Api di Bukit Menoreh” judul bukunya. Terkenang aku akan tokoh yang sangat digdaya, yaitu Ki Ageng Sela, yang dengan kesaktiannya dapat menangkap petir yang menyambar-nyambar ke bumi. Tahukah kita?, bahwa kilatan petir dapat mengandung muatan listrik sebesar 100 juta Volt yang mampu memanaskan suhu udara hingga mencapai 40 ribu derajad Celcius. Energy listrik yang dilontarkan oleh kilatan petir tersebut hampir setara dengan beban seberat 300 ton yang dijatuhkan dari ketinggian 100 meter. Bisa dibayangkan betapa dahsyatnya kekuatan petir tersebut, apalagi Sang penciptanya, Subhanallah. Petir berasal dari hubungan listrik antar awan maupun antara awan dengan tanah. Proses hubungan listrik antar awan mempunyai tingkat probabilitas yang lebi...

Bekerja atau Berkarir

Bekerja atau Berkarir Maknanya bisa sama bisa tidak Bekerja atau Berkarir Bedanya bisa tipis bisa sangat berbeda Akan sama maknanya apabila Jabatan tidak kunjung melambung Akan beda maknanya apabila Pangkat terus meningkat Namun semuanya bergantung Dari sisi mana kita melihat Dari cara pandang mana kita gunakan Dari konsep mana yang kita pikirkan Menjadi susah membedakan Antara idealisme dan bodoh Idealisme sering tidak membuahkan karir Bodoh jelas membuat kita tetap ditempat Terkadang malah sebaliknya Bodoh berbuah karir dengan sebab yang jelas2 tidak jelas Menjadi susah membedakan Antara kalah dan ikhlas Kalah kalau kita tidak mampu melawan Ikhlas seolah2 terlihat seperti pasrah Itu semua disebabkan Cara pandang menang dan kalah Menurut cara pandangku Alasan kenapa kita harus bekerja Kita bekerja sebab harus bekerja Kita bekerja karena harga diri Kita bekerja untuk ridho Allah

MAUNYA LEBIH

Dalam kesadaranku & tidurku Selalu ada hasrat yang tak terkendali Ingin yang melebihi butuhku Mau yang melompat dibatas perluku Logika rasio selalu mendukung Kata batinku selalu bimbang Antara pantas, mendesak ataupun tamak Apa yang hendak kau cari Siapa yang kan engkau cukupi Hanya memuaskan egomu kah Kan hendak mencari keakuanmu Alasan menafkahi anak istrimu Membantu saudaramu yang tak mampu Ataukah hasrat mulia mengangkat derajad para fakir miskin, anak yatim dan janda para syuhada Kurenungkan dalam keheninganku Kutimbang dengan kebeningan batin Kusaring lewat jaring halus kalbuku Obsesiku telah melampaui asupan lahir Juga lewat jauh diatas kedamaian batin Logikaku tak mampu membaca gejala Akalku sering salah menterjemahkan Hati dan rasio sering tak sepaham Masing2 berjalan dengan standarnya Mata batin seringkali lebih awas Namun logikamu jangan kau tinggalkan Manusia arif yang tahu benar Kapan menurut kata hati Kapan berpikir dengan akal Namun sulit dilakukan Maka berlatihlah m...