Skip to main content

Bekerja atau Berkarir

Bekerja atau Berkarir
Maknanya bisa sama bisa tidak
Bekerja atau Berkarir
Bedanya bisa tipis bisa sangat berbeda

Akan sama maknanya apabila
Jabatan tidak kunjung melambung
Akan beda maknanya apabila
Pangkat terus meningkat

Namun semuanya bergantung
Dari sisi mana kita melihat
Dari cara pandang mana kita gunakan
Dari konsep mana yang kita pikirkan

Menjadi susah membedakan
Antara idealisme dan bodoh
Idealisme sering tidak membuahkan karir
Bodoh jelas membuat kita tetap ditempat
Terkadang malah sebaliknya
Bodoh berbuah karir dengan sebab yang jelas2 tidak jelas

Menjadi susah membedakan
Antara kalah dan ikhlas
Kalah kalau kita tidak mampu melawan
Ikhlas seolah2 terlihat seperti pasrah
Itu semua disebabkan
Cara pandang menang dan kalah

Menurut cara pandangku
Alasan kenapa kita harus bekerja
Kita bekerja sebab harus bekerja
Kita bekerja karena harga diri
Kita bekerja untuk ridho Allah

Comments

Popular posts from this blog

DALAN

Manungsa urip mono mung wenang milih dalan kan bakal diliwati... Kang angka siji, yakuwi dalan kuning, kang werdine dalan kang kerep diliwati wong kang ngegungake akal pikire, mung ngurusi keprigelane uteg, lan akhire njur gelem dha rebut menang, cecengilan, srana perang batin... Angka loro, dalan abang, yakuwi dalane wong kang nggedheake rasane, ngumbar lan nguja hawa nepsune... Kaping telu, dalan ireng kang asring dienggo wira-wiri wong kang nengenake karepe, karep sing kurang mawas kahanan, adat sing uwis, yen ora klakon karepe banjur tumindak ngiwa, nubruk-nubruk... Kang pungkasan, dalan putih, yaiku dalan kang saklumrahe diliwati para suhada, pemimpin kang wicaksana, lan wong kang ngudi kabecikan... Inggal dipilih dalan ngendi sing mbok antepi

Yang Tidak Mungkin itu Normal, Karena hanya Seolah-olah

Kehidupan ini diciptakan Tuhan dengan keaneka ragaman yang berwarna-warni, didukung fakta bahwa manusia diciptakan dengan akal dan nafsunya. Tidak perlu kaget dengan kejanggalan yang terjadi didepan mata kita, itu karena kita masih belum mampu memahami dari perspektif manusia yang menjadi sebab sesuatu  itu terjadi. Termasuk ironi-ironi yang menurut nilai-nilai kita adalah suatu hal yang mustahil, dan faktanya terjadi. On the way Malang-Surabaya, rutinitas yang harus saya jalani setiap senin pagi, termasuk rutinitas mendengarkan radio FM 100MHz Suara Surabaya, sejak roda depan mobil menyentuh aspal Lawang, karena di daerah tersebutlah suara penyiar SS FM mulai terdengar jelas di radio saya. Kata si penyiar, seorang kader partai politik besar, dengan jabatan tinggi dalam partai itu, menyampaikan bahwa “ Kalau politik uang sudah bicara, maka rusaklah tatanan negara ini ” begitulah kurang lebihnya yang dia sampaikan. “Loh...apa gak salah nih”, menyampaikan aib yang selama ini me...

UNAS oooh UNAS

Kelulusan UN SMA tahun ini   99.50%, meningkat dari tahun sebelumnya. Banyak Kepala Daerah yang bangga dengan tingginya prosentase kelulusan di daerahnya. Sial bagi Daerah yang prosentase kelulusannya tidak menjadi terbaik, meskipun angkanya cukup tinggi, Kepala Daerah sekaligus Kadiknas-nya rame-rame digugat oleh anggota dewan, bahwa tidak becus mengelola pendidikan meskipun sudah digelontor dengan dana yang sangat besar. “Kita sudah berusaha mati-matian, tryout UNAS sudah tidak terhitung dilakukan”, itulah salah satu kalimat pembelaan yang keluar dari mulut salah seorang KaDiknas di salah satu Pemerintah Daerah Tingkat II yang ketiban apes, daerahnya mendapatkan peringkat bawah kelulusan UNAS di suatu propinsi. Kalimat naif...masak ketidak berhasilan mencapai peringkat tertinggi kelulusan disanggah hanya dengan alasan tryout....masak Kadiknas dipersalahkan hanya karena peringkat kelulusannya ada dibawah meskipun nilai dan prosentase kelulusannya sangat baik, dua2nya sama na...