Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2009

Bekerja atau Berkarir

Bekerja atau Berkarir Maknanya bisa sama bisa tidak Bekerja atau Berkarir Bedanya bisa tipis bisa sangat berbeda Akan sama maknanya apabila Jabatan tidak kunjung melambung Akan beda maknanya apabila Pangkat terus meningkat Namun semuanya bergantung Dari sisi mana kita melihat Dari cara pandang mana kita gunakan Dari konsep mana yang kita pikirkan Menjadi susah membedakan Antara idealisme dan bodoh Idealisme sering tidak membuahkan karir Bodoh jelas membuat kita tetap ditempat Terkadang malah sebaliknya Bodoh berbuah karir dengan sebab yang jelas2 tidak jelas Menjadi susah membedakan Antara kalah dan ikhlas Kalah kalau kita tidak mampu melawan Ikhlas seolah2 terlihat seperti pasrah Itu semua disebabkan Cara pandang menang dan kalah Menurut cara pandangku Alasan kenapa kita harus bekerja Kita bekerja sebab harus bekerja Kita bekerja karena harga diri Kita bekerja untuk ridho Allah

MAUNYA LEBIH

Dalam kesadaranku & tidurku Selalu ada hasrat yang tak terkendali Ingin yang melebihi butuhku Mau yang melompat dibatas perluku Logika rasio selalu mendukung Kata batinku selalu bimbang Antara pantas, mendesak ataupun tamak Apa yang hendak kau cari Siapa yang kan engkau cukupi Hanya memuaskan egomu kah Kan hendak mencari keakuanmu Alasan menafkahi anak istrimu Membantu saudaramu yang tak mampu Ataukah hasrat mulia mengangkat derajad para fakir miskin, anak yatim dan janda para syuhada Kurenungkan dalam keheninganku Kutimbang dengan kebeningan batin Kusaring lewat jaring halus kalbuku Obsesiku telah melampaui asupan lahir Juga lewat jauh diatas kedamaian batin Logikaku tak mampu membaca gejala Akalku sering salah menterjemahkan Hati dan rasio sering tak sepaham Masing2 berjalan dengan standarnya Mata batin seringkali lebih awas Namun logikamu jangan kau tinggalkan Manusia arif yang tahu benar Kapan menurut kata hati Kapan berpikir dengan akal Namun sulit dilakukan Maka berlatihlah m...

DALAN

Manungsa urip mono mung wenang milih dalan kan bakal diliwati... Kang angka siji, yakuwi dalan kuning, kang werdine dalan kang kerep diliwati wong kang ngegungake akal pikire, mung ngurusi keprigelane uteg, lan akhire njur gelem dha rebut menang, cecengilan, srana perang batin... Angka loro, dalan abang, yakuwi dalane wong kang nggedheake rasane, ngumbar lan nguja hawa nepsune... Kaping telu, dalan ireng kang asring dienggo wira-wiri wong kang nengenake karepe, karep sing kurang mawas kahanan, adat sing uwis, yen ora klakon karepe banjur tumindak ngiwa, nubruk-nubruk... Kang pungkasan, dalan putih, yaiku dalan kang saklumrahe diliwati para suhada, pemimpin kang wicaksana, lan wong kang ngudi kabecikan... Inggal dipilih dalan ngendi sing mbok antepi

BERLAYAR

Kulayari samodra ini entah sampai kapan... Kapalku kubawa keujung jauh disana... Kujaga arahnya meski angin dan ombak menerpa... Barisan karang tajam bagaikan iri turut menghadang... Tak mudah mengendalikan... Memang, ku tak sendiri menebar layar... Bersama jurumudiku kukendalikan bahtera... Dibantu kelasi ringankan beban... Komando kujalankan, perintah kuberikan... Dengan harapan jalurnya tetap terjaga... Namun segalanya tidak selalu mudah... Banyak mau yang aku ingin... Tak selalu inginku adalah maunya... Itulah pernak pernik indahnya... Disini dewasaku disemai... Disitulah sabarku diuji... Lima belas tahun bahtera kami berlayar... Banyak tempat kami labuhi... Banyak harapan kuraih bersama... Bahagia, sedih, gembira, kecewa silih berganti mengakrabi... Tempat tujuku masih sangat jauh didepan... Asa, kami bentang luas didepan… Harap kami sama, menatap hidup lebih optimis… Cita-cita kami teguh, membawa bahtera ini untuk terus berlayar... Berlayar dengan segenap hati kami... Balikpapan,...

Cintaku

Cintailah yang harus kau cinta Cintailah yang perlu kau cinta Cintailah yang ingin kau cinta Cinta adalah keniscayaan Cinta tak bisa direncanakan Cinta mulia tak terkirakan Cinta akan membuatmu bergairah Cinta akan membuatmu bersemangat Cinta akan membuatmu penuh harapan Mencintai adalah naluri Dicintai adalah karunia Saling mencinta adalah takdir Cintaku kan kubalut dengan sayang Cintaku kan kupendam dalam hati Cintaku kan kubawa sampai mati Hidup tak kan berarti tanpa cinta Balikpapan, tengah malam, 30 Mei 2009

Aku, Iblis, dan Malaikat

Aku ini manusia... Bukan Iblis, bukan pula malaikat... Maka, aku berupaya menjadi sejatinya manusia... Tidak gampang memang, namun juga tidak susah... Kita tahu, mana sifat manusia, mana sifat iblis, dan juga sifat malaikat... Namun terkadang, kita tidak tahu atau tidak mau tahu, bahkan pura2 tidak tahu... Oleh manusia lain, manusia kadang terlihat seperti iblis... Namun adakalanya terlihat bak malaikat... Namun sejatinya kita tidak pernah tahu, lebih menyerupai yang mana... Hanya mereka saja dan Tuhannya yang tahu, lebih mirip yang mana dirinya... Tipis memang bedanya... Di dunia ini tak ada yang putih sekali ataupun yang benar2 hitam... Yang ada hanyalah abu2... Abu2 kehitaman atau abu2 keputihan... Semua bergantung kepada diri kita... Akan kita geser kearah mana warna hati kita... Putihkah, atau hitamkah ?... Wallahualam...